karirzone

Archive for the ‘daily bread’ Category

where to make an effort

In daily bread on August 12, 2009 at 5:32 pm

There is little story that teaches a lot….

A giant ship engine failed. The ship’s owners tried one expert after another, but none of them could figure but how to fix the engine. Then they brought in an old man who had been fixing ships since he was a young. He carried a large bag of tools with him, and when he arrived, he immediately went to work. He inspected the engine very carefully, top to bottom.

Two of the ship’s owners were there, watching this man, hoping he would know what to do. After looking things over, the old man reached into his bag and pulled out a small hammer. He gently tapped something. Instantly, the engine lurched into life. He carefully put his hammer away.
Read the rest of this entry »

Menjual sisir pada biksu (shaolin)

In daily bread on June 10, 2009 at 10:04 am

Sebuah Cerita yang sangat menarik. Patut kita tanamkan dalam kegiatan sehari hari.

MENJUAL SISIR PADA BIKSU

Pertanyaan :

- Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul)  — Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ?
a) Tidak mungkin, itu mustahil
b) Ini Gila !!!
c) Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya
d) Baiklah, saya akan coba
e) Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)

Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk meilhat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak. Read the rest of this entry »

Untung Tuhan Tidak Pernah Menyerah

In daily bread on June 4, 2009 at 4:47 pm

Untung Tuhan Tidak Pernah Menyerah

Pada tanggal 7 Desember 1998 di bagian utara Armenia, suatu gempa dengan kekuatan 6,9 skala richter menghancurkan sebuah gedung sekolah diantara bangunan-bangunan lainnya. Di tengah keramaian dan suasana panik, seorang bapak berlari menuju ke sekolah tersebut, dimana anaknya menuntut ilmu setiap harinya. Sambil berlari, ia terus teringat pada kata-kata yang sering ia ucapkan kepada anaknya itu, “Hai anakku, apapun yang terjadi, papa akan selalu bersamamu!”
Sesampainya di tempat di mana sekolah itu dulunya berdiri, yang ia dapati hanyalah sebuah bukit tumpukan batu, kayu dan semen sisa dari gedung yang hancur total! Pertama-tama ia hanya berdiri saja di sana sambil menahan tangis… Namun kemudian…tiba- tiba ia pergi ke bagian sekolah yang ia yakini adalah tempat ruang kelas anaknya. Dengan hanya menggunakan tangannya sendiri ia mulai menggali dan mengangkat batu-batu yang bertumpuk di sana. Ada seseorang yang sempat menegurnya, “Pak, itu tak ada gunanya lagi. Mereka semua pasti sudah mati.” Read the rest of this entry »

Jika Kita Tahu Semuanya

In daily bread on May 27, 2009 at 9:04 am

. Seseorang kagum dengan mikroskop karena mampu memperlihatkan sel-sel
yang terkecil dalam sebuah benda tertentu. Maka, ia membelinya.

Karena iseng, ia ingin melihat nasi yang siap disantap di piringnya dengan mikroskop itu.

Apa yang terlihat olehnya? Apa yang tadinya tak dapat dilihat oleh mata telanjang, kini menjadi sangat jelas.

Ia melihat pemandangan yang sangat menjijikkan. Betapa tidak, makanan yang akan dinikmatinya,  penuh dengan kuman.

Piring dan sendoknya juga begitu. Penuh kuman. Melihat semua itu, ia tidak jadi makan karena takut.

Bagi manusia, hidup seperti misteri yang tak ada habisnya. Kita tak tahu apa yang terjadi esok. Read the rest of this entry »

Pengaruh Lingkungan Bagi Kesuksesan

In daily bread on May 16, 2009 at 8:53 am

Pengaruh Lingkungan Bagi Kesuksesan

- Jawaban.com -

Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Andreas -sebut saja begitu- kini menjadi pemuda yang betul-betul berbeda dibandingkan lima tahun yang lalu. Setelah lulus dari Akademi Militer, ia menjadi pemuda yang penuh percaya diri. Berjalan tegak yang dulu merupakan hal sulit baginya, kini telah menjadi kebiasaan hidup seh
ari-hari. Begitu pun ketegasan dalam mengambil sebuah keputusan. Ia betul-betul telah berubah!

http://www.jawaban.com/news/userfile/080819-pengaruh2.jpg

Hal yang sama juga dialami oleh Maria. Remaja yang dulu terkenal minder dan agak sulit bergaul itu, kini menjadi remaja yang supel dan memiliki keyakinan diri yang kuat. Rupanya setelah beberapa bulan masuk dalam program pembinaan anggota Paskibra (Pasuka Pengibar Bendera), Maria berubah drastis.

Read the rest of this entry »

EMPATI

In daily bread on May 16, 2009 at 8:48 am

EMPATI
By: Andy F Noya

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di
kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah
berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang
memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk
tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.

Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada
yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada
pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan.

Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke
hari. Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika
menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak
terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada.
Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya
terlalu asyik menyantap makanan.
Read the rest of this entry »

What You Believe Is What You Get

In daily bread on January 15, 2009 at 10:15 am

What You Believe Is What You Get

Nick adalah seorang yang besar, kuat dan keras, yang bekerja di suatu langsiran kereta api selama bertahun-tahun. Ia adalah salah seorang pegawai terbaik perusahaannya – selalu tiba tepat waktu, dapat diandalkan, pekerja keras yang dapat menyesuaikan diri dengan para pegawai lainnya.

Tetapi Nick mempunyai satu masalah besar. Sikapnya terus-menerus negatif. Ia dikenal di sekitar langsiran kereta api itu sebagai orang yang paling pesimis di tempat kerja. Ia selalu takut pada hal yang terburuk dan terus-menerus khawatir, takut bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi.
Read the rest of this entry »

Anak kecil dan Anak Anjing

In daily bread on November 27, 2008 at 5:32 pm

Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menarik bagi anak-anak kecil, “dijual anak anjing”. Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya

“Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?”
Pemilik toko itu menjawab, “Harganya berkisar antara 30 – 50 Dollar.”
Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang,

“Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?”
Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya. Tak lama dari kandang anjing munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang.
Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu. Tanyanya, “Kenapa dengan anak anjing itu?

Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.

Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “Aku beli anak anjing yang cacat itu.”
Pemilik toko itu menjawab, “Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu.”

Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata,
“Aku tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang
lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak anjing itu.”

Tetapi lelaki itu menolak,
“Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak anjing lainnya.”

Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat.

Ia menatap pemilik toko itu dan berkata,
“Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya.”

Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata,

“Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau.”
Bahkan mereka yang cacat pun mempunyai nilai yang sama dengan mereka yang normal?????

Sahabat, Hanya orang yang pernah mengalami penderitaan yang bisa menolong dan menyelami penderitaan orang lain. pandanglah sekitar anda..mungkin mereka tidak seberuntung kita..dan mungkin anda belum pernah mengalami penderitaan
sedahsyat mereka… hal tersebut yang kadang membuat mata hati kita tumpul.. atau sebaliknya.. ketika anda mengalami penderitaan.. justru hal tersebut membuat kita bisa memahami penderitaan orang lain..
kesimpulannya adalah : Jangan tunggu sampai menderita baru bisa mengerti penderitaan org lain :)

GBU.

sumber : anonymous

Kalau Bisa Dipermudah, Kenapa Harus Dipersulit

In daily bread on May 7, 2008 at 11:19 am

Kalau Bisa Dipermudah, Kenapa Harus Dipersulit

Alkisah, seseorang (si A) ! terkurung dalam sebuah ruangan yang tidak dikenalnya. Ia segera mencari jalan untuk keluar dari ruangan tsb, karena ia mendengar kabar ada yang berhasil keluar dari ruangan tsb. Kalo orang lain bisa, saya pasti bisa juga. Ia memang tipe orang yang pantang menyerah. Ia berusaha mendobrak tembok, mencongkel kesana-kemari, sampai harus berdarah2, tapi belum berhasil keluar. Ia menghabiskan puluhan tahun dalam ruangan tsb, tapi belum berhasil keluar.

Read the rest of this entry »

Perkataan Positif dan Negatif

In daily bread on April 14, 2008 at 10:06 am

Perkataan Positif dan Negatif
Mengapa banyak dari antara kita ingat dengan rinci, semua hal negatif yang pernah dilakukan atau dikatakan pasangan kita, sejak awal hubungan sampai saat ini? “Kamu selalu terlambat”, “Tempat ini selalu berantakan”, atau “Kamu tidak pernah benar-benar mendengarkan”. Mengapa sebuket bunga mawar atau tiket ke event olahraga favorit tidak bisa menebus dan menggantikan hal-hal yang menyakiti perasaan? Mengapa kita lebih mengingat hal-hal negatif dibanding yang positif?
Read the rest of this entry »

Kisah 3 Murid

In daily bread on April 4, 2008 at 10:02 am

Sang Guru bijak, pagi itu menerima kembali tiga murid terbaiknya, yang telah pergi merantau selama tiga tahun. Mereka turun gunung dari kampung ke kampung dan dan dari kota ke kota, untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan dari Sang Guru: Apakah makna kekayaan bagi manusia? Jawaban dari pertanyaan tersebut akan menentukan, siapakah yang akan menjadi pengganti sang Guru kelak. Maka kini tibalah saatnya bagi mereka untuk menjawab pertanyaan Sang Guru:

Murid Pertama berkata: Ya Guru, setelah tiga tahun merantau, murid sampai pada kesimpulan, bahwa kekayaan adalah akar kejahatan. Dalam perjalanan, murid banyak menjumpai anak manusia yang rela melakukan berbagai kejahatan, melakukan tipu muslihat, kecurangan, perampokan bahkan pembunuhan untuk memperoleh kekayaan. Bahkan setelah meraih kekayaan, mereka kemudian menggunakan kekayaan tadi untuk melakukan
perbuatan-perbuatan keji.

Read the rest of this entry »

get up and do what has to be done

In daily bread on April 4, 2008 at 9:53 am

get up and do what has to be done

“Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan).”

Kalimat ini mungkin sudah pernah Anda baca dalam buku baru Saya, “ChaNge”. Minggu lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat, iseng-iseng Saya mengeluarkan dua lembaran Rp 50.000. Di tengah-tengah ratusan orang yang tengah menyimak isi buku, Saya tawarkan uang itu. “Silahkan, siapa yang mau boleh ambil,” ujar Saya. Saya menunduk ke bawah menghindari tatapan ke muka audiens sambil menjulurkan uang Rp 100.000.
Read the rest of this entry »

Kisah si Tukang Ledeng yang Excellent

In daily bread on March 27, 2008 at 4:13 pm

Suatu hari bos Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air
dirumahnya .
Kran itu selalu bocor hingga dia kawatir anaknya terpeleset jatuh .
Atas
rekomendasi
seorang temannya , Mr. Benz menelpon seorang tukang ledeng untuk
memperbaiki kran
miliknya . Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si
tukang
ledeng rupanya
cukup sibuk . Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelpon
adalah bos pemilik
perusahaan mobil terbesar di Jerman . Read the rest of this entry »

Itu Bukan Urusan Saya

In daily bread on February 25, 2008 at 8:39 am

Itu Bukan Urusan Saya

Sepasang suami dan istri petani pulang ke rumah setelah berbelanja.
Ketika mereka membuka belanjaannya, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam, “Hmmm….. makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar???”

Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah perangkap tikus.
Sang tikus kaget bukan kepalang.
Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak dengan panik,
“ADA PERANGKAP TIKUS DI RUMAH…….. DI RUMAH SEKARANG ADA PERANGKAP TIKUS……..”
Ia mendatangi ayam dan berteriak, “Ayam, ada perangkat tikus di rumah!”
Sang Ayam berkata “Tuan Tikus…, aku turut bersedih, tapi hal itu tidak berpengaruh terhadap diriku.”
Sang Tikus lalu pergi menemui seekor kambing sambil berteriak.
Sang Kambing pun berkata ” Aku turut bersimpati… tapi tidak ada yang bisa aku lakukan.” Read the rest of this entry »

Bosan Hidup ?

In daily bread on January 8, 2008 at 8:44 am

Seorang pria mendatangi Seorang Master,

“Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.”. Sang Master tersenyum,

“Oh, kamu sakit.”

“Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.” Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Master meneruskan,

“Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”
Read the rest of this entry »

Pelajaran Ketegaran

In daily bread on January 8, 2008 at 8:29 am

Di California Selatan ada sebatang pohon yang terkenal di seluruh Amerika. Sepanjang tahun pohon itu dikunjungi ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri. Bentuk pohon itu sama sekali tidak sedap dipandang mata. Tingginya kurang dari 2 meter dengan batang agak pipih & melintir. Hanya sebagian cabang ditumbuhi daun, sedang bagian lainnya gundul. Pohon itu menjadi terkenal karena tumbuh di atas batu granit yang keras. Tingginya sekitar 100 mtr di atas permukaan laut, menghadang langsung Samudera Pasifik yang anginnya keras mendera.

Read the rest of this entry »

Tenzing Norgay ?

In daily bread on January 8, 2008 at 8:18 am

Tenzing Norgay?…..apaan sih…..atau. .siapa sih…. (fotonya sebelah kanan)

Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat kebanyakan dari kita akan mengatakan nama yang aneh…..dari negara mana nama tersebut berasal?…. .

Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya…mungkin juga belum…bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary…ya kalau yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau sewaktu mengikuti seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay. Read the rest of this entry »

Fokus pada Kelebihan Diri

In daily bread on January 3, 2008 at 8:47 am

Penulis : anonymous

“Anak-anak, coba tuliskan tiga kelebihanmu,” kata seorang guru pada anak-anak sekolah dasar.

Menit demi menit berlalu namun anak-anak itu seakan masih bingung.

Dengan setengah berakting, sang guru kemudian bersuara keras :

“Ayo, tuliskan! Kalau ngga, kertasmu saya sobek lo.” Anak-anak manis itu seketika menjadi salah tingkah.

Beberapa di antara mereka, memang tampak mulai menulis. Salah satu di antara mereka menulis di atas kertas, “Kadang-kadang nurutin kata ibu. Kadang-kadang bantu ibu. Kadang-kadang nyuapin adik makan.”
Read the rest of this entry »

Tanggung Jawab Siapa ?

In daily bread on January 3, 2008 at 8:45 am

 

Suatu malam, seorang pencuri berusaha memanjat jendela sebuah rumah yang hendak ia curi. Saat diinjak, kusen jendela patah dan pencuri itu jatuh terjerembab di tanah. Kecelakaan itu mematahkan kakinya. Pencuri merasa dirugikan.
Read the rest of this entry »

Are you like Peter ?

In daily bread on December 16, 2007 at 10:13 am

A nice story….
Kali ini cerita kartun yg patut di simak :)

Read the rest of this entry »

Gaya Hidup Orang Berhasil

In daily bread on December 16, 2007 at 10:02 am

Gaya  Hidup Orang Berhasil

Ada 1 lembaga penelitian sekuler di USA yg meneliti tentang orang-orang bahagia. Karena ini lembaga sekuler, ukuran bahagia pertama adalah banyaknya uang, maka lembaga tersebut mensurvey orang-orang kaya (milyuner) dengan sample awal sebanyak lebih dari 200 ribu orang milyuner.

Dari 200 ribu itu disaring kadar bahagia-nya berdasarkan berbagai parameter termasuk keluarga tersebut.Hasil saringan terakhir ada sekitar 200 orang yang dianggap sangat bahagia, karena selain kaya, bisnisnya luar biasa, menikmati hidup, keluarganya beres. Hasil survey tersebut ditulis dalam buku karangan Thomas Stanley berjudul “The Millionaire Mind.” Orang-orang kaya
tersebut rata-rata sudah berumur, mereka adalah orang kaya dalam 1 generasi, artinya bukan kaya warisan, tapi kaya dengan modal zero, alias kerja sendiri. Kemudian orang-orang ini diwawancara satu per satu secara detail, dan di-summary-kan gaya hidup orang-orang tersebut, berikut 10 gaya hidup:

1. Orang-orang tersebut frugal = hemat, artinya: mereka penuh pertimbangan dalam Read the rest of this entry »

Eight Habbits of Creative Genius

In daily bread on December 16, 2007 at 10:00 am

Eight Habbits of Creative Genius

The following eight strategies encourage you to think productively, rather than reproductively, in order to arrive at solutions to problems. “These strategies are common to the thinking styles of creative geniuses in science, art, and industry throughout history.”

Look at problems in many different ways,
and find new perspectives that no one else has taken (or no one else has publicized!). Leonardo da Vinci believed that, to gain knowledge about the form of a problem, you begin by learning how to restructure it in many different ways. He felt that the first way he looked at a problem was too biased. Often, the problem itself is reconstructed and becomes a new one.

Visualize! Read the rest of this entry »

Kehidupan Memberi Umpan Balik

In daily bread on December 16, 2007 at 9:57 am

Kehidupan Memberi Umpan Balik

Di sebuah Gunung, seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh.

“Aduhh!” jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan.

Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama,

“Aduhh!”.
Read the rest of this entry »

Meraih Sukses Dengan Melayani

In daily bread on December 16, 2007 at 9:55 am

Meraih Sukses Dengan Melayani
penulis : anonymous
“Semua orang bisa menjadi orang hebat karena semua orang bisa melayani. Anda tidak memerlukan ijazah perguruan tinggi untuk dapat melayani. Anda tidak perlu menimbang-nimbang dan memutuskan untuk melayani. Yang Anda butuhkan hanya hati yang penuh belas kasihan. Jiwa yang digerakkan oleh kasih.” – Martin Luther King -
Read the rest of this entry »

Iman & Biji Sesawi

In daily bread on September 28, 2007 at 3:44 pm

Iman & Biji Sesawi

Bulan April 2007 lalu orang tua tmn saya pergi ke Israel , lalu pulang dari sana membawa biji khusus yang sering disebutkan di firman Tuhan, yaitu biji Sesawi.

Saya coba lihat di wiki dan ini penjelasannya:
Mustard seeds are the proverbially small seeds of the various mustard plants. The seeds are about 1 mm in diameter, and may be colored from yellowish white to black. They are important spices in many regional cuisines. The seeds can come from three different plants: black mustard (B. nigra), brown Indian mustard (B. juncea), and white or yellow mustard (B. hirta/Sinapis alba).

In the Indian subcontinent they are often used whole, and are quickly fried in oil until they pop to impart a flavor to the oil. Read the rest of this entry »

Mengeluh ? Positive kah?

In daily bread on September 13, 2007 at 10:01 am

Mengeluh ? Perlu kah ?

Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu saya berkumpul dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami
membicarakan mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya.

Setelah pulang saya baru tersadar, bahwa kami satu sama lain saling berlomba untuk memamerkan keluhan kami masing-masing seolah-olah siapa yang paling banyak mengeluh dialah yang paling hebat.

“Bos gue kelewatan masa udah jam 6 gue masih disuruh lembur, sekalian aja suruh gue nginep di kantor!” Read the rest of this entry »

Semakin Tergesa-gesa, Semakin Lambat

In daily bread on September 13, 2007 at 9:59 am

Semakin Tergesa-gesa, Semakin Lambat

Seorang pemuda ingin menguasai ilmu pedang. Ia mendengar ada guru ilmu pedang yang sangat kesohor dan tak pernah terkalahkan. Guru itu kini menjadi pertapa dan tinggal di puncak gunung tinggi. Karena tekadnya begitu tinggi, ia lalu melakukan perjalanan jauh, mendaki gunung terjal tempat guru ilmu pedang itu bertapa.

Akhirnya ia menemukan guru ilmu pedang yang tampak tua, kurus namun penuh wibawa. “Guru, ijinkan hamba belajar ilmu pedang dari guru.”
Read the rest of this entry »

Kehidupan Sang Elang

In daily bread on September 13, 2007 at 9:57 am

Kehidupan Sang Elang

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.

Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat menyulitkan waktu terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan – suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari. Read the rest of this entry »

Pedagang Dan Nelayan

In daily bread on September 13, 2007 at 9:54 am

Pedagang Dan Nelayan

Suatu hari, seorang pedagang kaya datang berlibur ke sebuah pulau yang masih asri. Saat merasa bosan, dia berjalan-jalan keluar dari villa tempat dia menginap dan menyusuri tepian pantai. Terlihat Di sebuah dinding karang seseorang sedang memancing, dia menghampiri sambil menyapa,

“Sedang memancing ya pak?”, sambil menoleh si nelayan menjawab,

“Benar tuan. Mancing satu-dua ikan untuk makan malam keluarga kami”.

“Kenapa cuma satu-dua ikan pak? Kan banyak ikan di laut ini, kalau bapak mau sedikit lebih lama duduk disini, tiga-empat ekor ikan pasti dapat kan?”
Read the rest of this entry »

Berlarilah Jika Ingin Sukses

In daily bread on September 10, 2007 at 5:58 pm

Berlarilah Jika Ingin Sukses

GLENN CUNNINGHAM berumur delapan tahun ketika ia mengalami kecelakaan. Ia dan kakaknya Floyd sedang menyalakan tungku pemanas sekolah ketika tiba-tiba tungku tersebut meledak dan menewaskan Floyd. Glenn sedang berada di pintu sehingga ia selamat, tapi ketika menyadari bahwa Floyd masih di dalam, Glenn berlari masuk untuk menyelamatkannya. Ia gagal, bahkan kedua kakinya terbakar hebat. Kedua kakinya menjadi lumpuh dan tidak bisa merasakan apapun. Dokter menyarankan agar kedua kakinya diamputasi, tapi sambil menangis Glenn memohon agar kakinya tidak dipotong. Orang tuanya tidak tega dan menuruti keinginannya sehingga kakinya selamat dari Read the rest of this entry »

Berani Tampil Beda

In daily bread on September 10, 2007 at 5:52 pm

Berani Tampil Beda

Masa muda adalah masa yang penuh dengan gejolak dan emosi. Masa pencarian jati diri, ingin diakui dan perasaan menggebu ingin mencoba sesuatu yang baru. Namun sebenarnya di masa inilah karakter dan masa depan seseorang dibentuk. Aktualisasi diri di masa ini membuat kita sadar akan tujuan hidup kita. Banyak yang menemukan tujuan hidupnya, banyak juga yang hidup hanya sekedar melalui hari demi hari tanpa arah yang pasti.
Read the rest of this entry »

Kekuatan Tanpa Kekerasan

In daily bread on September 6, 2007 at 1:59 pm

Kekuatan Tanpa Kekerasan
karirzone : what a good story to read! recommended !
Berikut ini adalah cerita masa muda Dr. Arun Gandhi (cucu dari Mahatma Gandhi)

Waktu itu Arun masih berusia 16 tahun dan tinggal bersama orang tua disebuah lembaga yang didirikan oleh kakeknya yaitu Mahatma Gandhi, di tengah-tengah kebun tebu, 18 mil di luar kota Durban, Afrika selatan. Mereka tinggal jauh di pedalaman dan tidak memiliki tetangga. Tidak heran bila Arun dan dua saudara perempuannya sangat senang bila ada kesempatan pergi ke kota untuk mengunjungi teman atau menonton bioskop.
Read the rest of this entry »

Tips Memulai Hari dengan Cerah

In daily bread on September 6, 2007 at 1:57 pm

Tips Memulai Hari dengan Cerah
Hari yang cerah bukan ditandai dengan matahari yang bersinar terang atau udara yang sejuk, melainkan dari hati dan pikiran yang segar. Kecerahan suatu hari dimulai dari diri anda sendiri. Kita tahu bahwa sesuatu yang dimulai dengan baik merupakan separuh dari pencapaian tujuan.
Karena itu, memulai aktivitas hari ini dengan kecerahan suasana adalah modal besar untuk menyelesaikan hari dengan baik pula. Bagaimana memulai hari dengan cerah sangat dipengaruhi oleh pola hidup kita.

Berikut beberapa tips ringan agar kita bisa memulai hari dengan cerah:
Read the rest of this entry »

Menghadirkan Tuhan Dalam Kerja Kita

In daily bread on September 6, 2007 at 1:55 pm

Menghadirkan Tuhan Dalam Kerja Kita

Seorang sahabat saya yang menjadi pimpinan perusahaan sebuah industri pengalengan makanan di daerah Jawa Timur, setiap pagi sebelum memulai aktivitas rutin kerjanya, selalu mengumpulkan para managernya terlebih dahulu. Setiap pagi Ia selalu membiasakan memulia aktivitias kerja harian bersama managernya di kantornya dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan apa yang disebutnya “coffe morning” sambil membahas rencana kerja hari itu.
Read the rest of this entry »

Ujian Mendatangkan Berkat

In daily bread on September 6, 2007 at 12:31 pm

Ujian Mendatangkan Berkat

Seorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu.

Suatu hari ada lubang kecil muncul.

Dia duduk dan mengamati dalam beberapa jam kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.
Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan.

Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Read the rest of this entry »

Mengapa ketika marah berteriak?

In daily bread on September 6, 2007 at 12:29 pm

MENGAPA BERTERIAK?

Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya;
“Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara
dengan suara kuat atau berteriak?”

Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab;
“Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu
berteriak.”

“Tapi…” sang guru balik bertanya, “lawan bicaranya justru berada
disampingnya.
Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?”
Read the rest of this entry »

Kebebasan pikiran

In daily bread on September 3, 2007 at 11:39 am

Seekor belalang lama terkurung dalam satu kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Di perjalanan dia bertemu dengan belalang lain, namun dia heran mengapa belalang itu bisa lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran dia bertanya,

Read the rest of this entry »

Manajemen Waktu, Kunci Utama Mencapai Sukses

In daily bread on September 3, 2007 at 11:32 am

Manajemen Waktu, Kunci Utama Mencapai Sukses

Betapa seringnya kita mendengar pepatah yang mengatakan ‘Waktu Adalah Uang. Tapi sebenarnya berapa banyak diantara kita yang benar-benar dapat memanfaatkan waktu yang kita miliki dengan sebaik-baiknya? Read the rest of this entry »

7 Langkah Membangun Percaya Diri Yang Tak Tergoyahkan

In daily bread on September 3, 2007 at 11:28 am

7 Langkah Membangun Percaya Diri Yang Tak Tergoyahkan

Tak dapat dipungkiri kita semua pasti pernah mengalami rasa tak percaya diri sesekali waktu. Adakalanya agak sulit untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri itu sewaktu kita sedang membutuhkan. Sebenarnya ada latihan sederhana yang dapat dipraktekkan untuk mendapatkan rasa percaya diri Anda agar kembali ke jalurnya secepat mungkin saat dibutuhkan. Berikut kami sampaikan tujuh langkah membangun rasa percaya diri yang tak tergoyahkan.

1. Perhatikan Postur Tubuh Read the rest of this entry »

8 Prinsip Kesuksesan

In daily bread on September 3, 2007 at 11:27 am

8 Prinsip Kesuksesan

Menurut Dr. William James ia ahli spikologi, pada saat memulai sesuatu, prinsip kesuksesan adalah jaminan kesuksesan. Karena dengan prinsip itu menentukan arah dan masa depan kita. Ia merupakan sumber kerja yang kuat. Apabila seseorang percaya tentang prinsip kesuksesan yang dia pegang, tidak akan ada sesuatu yang tidak bisa dilaksanakannya.

8 Prinsip Kesuksesan yang penting adalah :
Read the rest of this entry »

Sepuluh Unsur Kepribadian Billionaire

In daily bread on September 3, 2007 at 11:22 am

Sepuluh Unsur Kepribadian Billionaire

Minggu lalu saya berada di New York City, tepatnya Manhattan, yang jaraknya kurang lebih 2500 mil dari kediaman saya di San Francisco Bay Area. Seorang “mogul” alias pengusaha kelas kakap yang berteman dekat dengan Donald Trump memanggil saya untuk membantunya dalam mendirikan divisi baru institusi pendidikannya yang sudah mendunia. Sebutlah namanya Mr. JC.

Sebagai seorang konsultan yang sering mendengar nama Mr. JC ini disebut-sebut, tentu saja saya sangat girang ketika dikontak oleh asistennya untuk mengunjungi Si Mogul ini untuk business meeting. Dengan harap-harap cemas saya mempersiapkan segala sesuatunya agar presentasi saya nanti tidak memalukan. Namanya saja berbisnis dengan seorang pengusaha kelas kakap. Siapalah saya ini di matanya.

Ternyata, di luar dugaa n saya, Mr. JC sangat ramah dan informal. Kecerdasannya tampak jelas dari “being comfortable in his own skin.” Ia sangat nyaman dengan dirinya sendiri, tidak ada unsur intimidasi maupun berusaha tampak lebih cerdik daripada lawan bicaranya. Sungguh saya sangat terkesan. Read the rest of this entry »

Mutiara dan Kerang Rebus

In daily bread on September 3, 2007 at 11:19 am

Mutiara dan Kerang Rebus

Dua puluh tujuh tahun yang lalu, keluarga kami tinggal di tengah hutan. Kampung terdekat dengan gubuk kami berjarak kurang lebih 2 km. Gubuk itu terbuat dari bambu (gedhek). Agar aman dari serangan binatang buas gubuk kami dibuat panggung. Pohon singkong mengelilingi gubuk yang hanya mempunyai satu tempat tidur itu.

Di depan gubuk nan semilir ada sungai kecil dengan aliran air yang sangat jernih. Di sungai itu, setiap hari saya mandi dengan adik dan
kakak. Untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk, kami sering memancing ikan di rawa kecil dekat tempat tinggal kami.

Ketika saya sedang memancing ikan di rawa, Ayah saya datang dan bercerita tentang Mutiara dan Kerang Rebus. Ia bertutur,
Read the rest of this entry »

Alam Pikiran

In daily bread on September 3, 2007 at 11:14 am

Suatu ketika di Negara Eropa, seorang kriminal buronan negara berhasil tertangkap. Sang kriminal adalah buronan kelas kakap yang telah melakukan banyak sekali kejahatan, perampokan, pembunuhan, terorisme dan tidaklah terhitung daftarnya.

Pengadilan Negara menjatuhkan vonis hukuman mati kepadanya dan mereka mulai mendiskusikan hukuman apa yang akan mereka berikan kepada sang kriminal. Mereka memilih beberapa alternatif, diantaranya hukuman gantung, hukuman tembak, kursi listrik, ruang beracun, dll.

Pada saat diskusi tersebut berlangsung, seorang ilmuwan mencadangkan suatu metode baru sebagai percobaan untuk memberi vonis hukuman mati, suatu metode yang tidak pernah dilakukan sebelumnya. Mereka pun mendengarkan ide tersebut dan akhirnya mereka pun menyetujui ide tersebut dan membiarkan sang ilmuwan melakukan riset terhadapnya. Read the rest of this entry »

Mobil Mogok

In daily bread on August 29, 2007 at 11:34 am

Suatu ketika Customer Service Chrysler mendapat surat keluhan dari pelanggannya, yang pada intinya berbunyi begini,

“Mobil yang baru saya beli sebulan lalu, selalu mogok setiap kali kami sekeluarga membeli es krim strawberry”

Surat tersebut tentu saja diabaikan oleh Customer Service, rasanya kita semua juga mungkin akan melakukan hal yang sama. Beberapa saat kemudian surat kedua dari bapak tersebut datang lagi, isinya sama. Dicuekin lagi.

“Orang gila kali ye, masak mobilnya mogok karena beli es krim?” Tull nggak? Read the rest of this entry »

Kehidupan Yang Berarti

In daily bread on August 24, 2007 at 6:24 pm

Kehidupan Yang Berarti

Berapa umur kita saat ini?
25 tahun, 35 tahun, 45 tahun atau bahkan 60 tahun…
Berapa lama kita telah melalui kehidupan kita?
Berapa lama lagi sisa waktu kita untuk menjalani kehidupan?
Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini. Read the rest of this entry »

Hidup Hanya Sebuah Perjalanan

In daily bread on August 24, 2007 at 6:17 pm

Hidup Hanya Sebuah Perjalanan

Dulu, ada seorang Kaisar yang mengatakan pada salah seorang penunggang kudanya, jika dia bisa naik kuda dan menjelajahi daerah seluas apapun, Kaisar akan memberikan kepadanya daerah seluas yang bisa dijelajahinya.

Kontan si penunggang kuda itu melompat ke punggung kudanya dan melesat secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin.

Dia melaju dan terus melaju, melecuti kudanya untuk lari secepat mungkin. Ketika lapar dan letih, dia tidak berhenti karena dia ingin menguasai dataran seluas mungkin.
Read the rest of this entry »

Menanam Kebaikan

In daily bread on August 24, 2007 at 6:15 pm

Menanam Kebaikan

Alkisah, di suatu kerajaan, sang raja merasa masygul. Ia merasa hatinya gundah. Semenjak ia melanjutkan tugas dan tanggung jawab ayahandanya untuk memerintah dan mengatur agar seluruh rakyat dapat hidup aman, tenteram & sentosa, ia telah berusaha sebaik-baiknya tetapi akhir-akhir ini ia merasa jenuh. Semua bebannya yang ditanggungnya dirasakan demikian berat, dan hidup menjadi rutinitas tiada akhir dan membosankan. Sehingga ia memutuskan untuk berlibur, menikmati hidup bukan sebagai raja melainkan sebagai rakyat jelata, sekaligus untuk melihat-lihat dari dekat hasil jerih payahnya selama ini.

Sepanjang masa liburnya, raja sebenarnya cukup terhibur melihat kemajuan kerajaannya. Ia dapat melihat bahwa rakyatnya hidup berkecukupan, pemerintahan berjalan dengan cukup baik, walaupun ada hal2 yang masih bisa ia sempurnakan. Tetapi, entah mengapa, semakin ia nikmati liburannya, rasanya semakin malas ia untuk kembali ke istana.

Suatu hari, ia singgah di suatu daerah dan entah kenapa, ia tertarik kepada seorang pemuda yang sedang menanam pohon. Pemuda itu bertubuh kekar & kuat, tetapi ketika bekerja, ia tampak lemas dan tak bersemangat. Read the rest of this entry »

Selalu optimis….

In daily bread on August 24, 2007 at 6:13 pm

Selalu optimis….

Kisah ini tentang seorang raja yang memiliki kawan yang selalu optimis, yang melihat segalanya dari kacamata positif sehingga segalanya tampak lebih baik. Raja sangat menyukai kawan yang satu ini. Bersamanya, selalu ada keceriaan sehingga hatinya terhibur.

Suatu hari, raja mengajak kawan tersebut untuk berburu. Sang kawan bertugas membawa senapan-senapan sang raja dan mengisi pelurunya. Dalam perburuan itu, raja melihat seekor rusa jantan, yang segera dikejarnya dengan mengendarai kuda, sementara sang kawan, di atas kuda yang lain mengikutinya sambil memberikan senapan sang raja. Naas bagi raja, rupanya senapan tersebut tidak terkunci dan ketika berpindah ke tangannya, picunya tertarik dan raja menembak kakinya sendiri. Read the rest of this entry »

How To Be Happy…

In daily bread on August 24, 2007 at 6:12 pm

How To Be Happy…

Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi,percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri, yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi, dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari ini.

Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga dia harus masuk ke panti jompo. Read the rest of this entry »

Mengapa Tuhan menguji kita?

In daily bread on August 24, 2007 at 11:05 am

Mengapa Tuhan menguji kita?

Kadang kita bertanya dlm hati & menyalahkan Tuhan, “apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua ?” atau “kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?”
Here is a wonderful explanation… Read the rest of this entry »

Jangan Melihat Ke Belakang

In daily bread on August 24, 2007 at 11:05 am

Jangan Melihat Ke Belakang

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal diabad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh.

Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tetapi dia tetap main. Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri dan berteriak,

“Hebat, hebat.” Read the rest of this entry »

Belajar dari kisah perjalanan usaha Nyonya Meneer

In daily bread on August 24, 2007 at 11:04 am

Belajar dari kisah perjalanan usaha Nyonya Meneer

Saya baru saja selesai membaca buku berjudul “Perjalanan panjang usaha NYONYA MENEER”.

Buku itu bercerita tentang sejarah pendirian PT nyonya meneer oleh nyonya meneer sendiri, konflik konflik besar yang bersifat internal dan kisah dari dari DR. Saerang selaku cucu dari nyonya meneer (Lauw ping nio) serta juga direktur utama dari PT NYONYA MENEER hingga saat buku itu dituliskan.

Cerita itu dimulai dari kisah sebelum kelahiran nyonya meneer, lalu cerita tentang kisah hidup nyonya meneer dalam membangun kerajaan bisnis nya yang justru dimulai semenjak meninggalnya suami ke dua. Read the rest of this entry »