karirzone

Archive for 2009

where to make an effort

In daily bread on August 12, 2009 at 5:32 pm

There is little story that teaches a lot….

A giant ship engine failed. The ship’s owners tried one expert after another, but none of them could figure but how to fix the engine. Then they brought in an old man who had been fixing ships since he was a young. He carried a large bag of tools with him, and when he arrived, he immediately went to work. He inspected the engine very carefully, top to bottom.

Two of the ship’s owners were there, watching this man, hoping he would know what to do. After looking things over, the old man reached into his bag and pulled out a small hammer. He gently tapped something. Instantly, the engine lurched into life. He carefully put his hammer away.
Read the rest of this entry »

Menjual sisir pada biksu (shaolin)

In daily bread on June 10, 2009 at 10:04 am

Sebuah Cerita yang sangat menarik. Patut kita tanamkan dalam kegiatan sehari hari.

MENJUAL SISIR PADA BIKSU

Pertanyaan :

- Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul)  — Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ?
a) Tidak mungkin, itu mustahil
b) Ini Gila !!!
c) Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya
d) Baiklah, saya akan coba
e) Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)

Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk meilhat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak. Read the rest of this entry »

Untung Tuhan Tidak Pernah Menyerah

In daily bread on June 4, 2009 at 4:47 pm

Untung Tuhan Tidak Pernah Menyerah

Pada tanggal 7 Desember 1998 di bagian utara Armenia, suatu gempa dengan kekuatan 6,9 skala richter menghancurkan sebuah gedung sekolah diantara bangunan-bangunan lainnya. Di tengah keramaian dan suasana panik, seorang bapak berlari menuju ke sekolah tersebut, dimana anaknya menuntut ilmu setiap harinya. Sambil berlari, ia terus teringat pada kata-kata yang sering ia ucapkan kepada anaknya itu, “Hai anakku, apapun yang terjadi, papa akan selalu bersamamu!”
Sesampainya di tempat di mana sekolah itu dulunya berdiri, yang ia dapati hanyalah sebuah bukit tumpukan batu, kayu dan semen sisa dari gedung yang hancur total! Pertama-tama ia hanya berdiri saja di sana sambil menahan tangis… Namun kemudian…tiba- tiba ia pergi ke bagian sekolah yang ia yakini adalah tempat ruang kelas anaknya. Dengan hanya menggunakan tangannya sendiri ia mulai menggali dan mengangkat batu-batu yang bertumpuk di sana. Ada seseorang yang sempat menegurnya, “Pak, itu tak ada gunanya lagi. Mereka semua pasti sudah mati.” Read the rest of this entry »

Jika Kita Tahu Semuanya

In daily bread on May 27, 2009 at 9:04 am

. Seseorang kagum dengan mikroskop karena mampu memperlihatkan sel-sel
yang terkecil dalam sebuah benda tertentu. Maka, ia membelinya.

Karena iseng, ia ingin melihat nasi yang siap disantap di piringnya dengan mikroskop itu.

Apa yang terlihat olehnya? Apa yang tadinya tak dapat dilihat oleh mata telanjang, kini menjadi sangat jelas.

Ia melihat pemandangan yang sangat menjijikkan. Betapa tidak, makanan yang akan dinikmatinya,  penuh dengan kuman.

Piring dan sendoknya juga begitu. Penuh kuman. Melihat semua itu, ia tidak jadi makan karena takut.

Bagi manusia, hidup seperti misteri yang tak ada habisnya. Kita tak tahu apa yang terjadi esok. Read the rest of this entry »

Pengaruh Lingkungan Bagi Kesuksesan

In daily bread on May 16, 2009 at 8:53 am

Pengaruh Lingkungan Bagi Kesuksesan

- Jawaban.com -

Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Andreas -sebut saja begitu- kini menjadi pemuda yang betul-betul berbeda dibandingkan lima tahun yang lalu. Setelah lulus dari Akademi Militer, ia menjadi pemuda yang penuh percaya diri. Berjalan tegak yang dulu merupakan hal sulit baginya, kini telah menjadi kebiasaan hidup seh
ari-hari. Begitu pun ketegasan dalam mengambil sebuah keputusan. Ia betul-betul telah berubah!

http://www.jawaban.com/news/userfile/080819-pengaruh2.jpg

Hal yang sama juga dialami oleh Maria. Remaja yang dulu terkenal minder dan agak sulit bergaul itu, kini menjadi remaja yang supel dan memiliki keyakinan diri yang kuat. Rupanya setelah beberapa bulan masuk dalam program pembinaan anggota Paskibra (Pasuka Pengibar Bendera), Maria berubah drastis.

Read the rest of this entry »

EMPATI

In daily bread on May 16, 2009 at 8:48 am

EMPATI
By: Andy F Noya

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di
kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah
berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang
memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk
tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.

Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada
yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada
pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan.

Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke
hari. Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika
menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak
terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada.
Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya
terlalu asyik menyantap makanan.
Read the rest of this entry »

What You Believe Is What You Get

In daily bread on January 15, 2009 at 10:15 am

What You Believe Is What You Get

Nick adalah seorang yang besar, kuat dan keras, yang bekerja di suatu langsiran kereta api selama bertahun-tahun. Ia adalah salah seorang pegawai terbaik perusahaannya – selalu tiba tepat waktu, dapat diandalkan, pekerja keras yang dapat menyesuaikan diri dengan para pegawai lainnya.

Tetapi Nick mempunyai satu masalah besar. Sikapnya terus-menerus negatif. Ia dikenal di sekitar langsiran kereta api itu sebagai orang yang paling pesimis di tempat kerja. Ia selalu takut pada hal yang terburuk dan terus-menerus khawatir, takut bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi.
Read the rest of this entry »